Sabtu, 03 Juni 2017

Klaim Kebenaran Agama dan Fundamentalisme



Pendahuluan
Filsafat berasal dari akar kata dalam bahasa Yunani yaitu “Philo” yang artinya cinta dan “Sophia” yang artinya kebijaksanaan. Secara sederhana filsafat bisa diartikan sebagai cinta kebijaksanaan. Lebih lanjut Prof. Fuad Hassan berpendapat bahwa filsafat adalah suatu ikhtiar atau usaha yang mencoba untuk berpikir secara radikal (Bakhtiar, 2015). Radikal berasal dari kata “Radix” yang berarti akar. Oleh sebab itu, berpikir secara radikal berarti berpikir mulai dari akarnya segala sesuatu yang hendak dipermasalahkan. Dengan cara berpikir secara radikal, filsafat mencoba mencapai kesimpulan yang bersifat universal.
Dalam filsafat agama, berpikir secara filosofis berarti mencoba mengurai segala permasalahan terkait agama mulai dari akarnya. Filsafat agama bisa diartikan sebagai usaha untuk membahas secara mendalam tentang ajaran dasar agama dan hal-hal yang terkait dengannya. Di dalam filsafat agama, tuhan, kitab suci, kebenaran, eskatologi, ritus dan ritual, serta simbol keagamaan merupakan hal-hal yang dikaji dan dipermasalahkan. Di dalam filsafat agama, hal-hal tersebut tidak diterima begitu saja tetapi dipertanyakan untuk dicari tahu hakikat terdalamnya.

Sabtu, 06 Mei 2017

Agama dan Alienasi Menurut Karl Marx


Menurut Karl Marx, masyarakat terdiri dari 2 bagian besar yaitu bagian basis dan bagian superstruktur. Basis adalah bagian yang menjadi dasar dari struktur masyarakat dan itu adalah ekonomi. Basis inilah yang menjadi fondasi bagi superstruktur masyarakat seperti: agama, politik, dan ideologi. Di sini Marx menyatakan bahwa ekonomi menjadi dasar bagi pembentukan struktur masyarakat. Oleh sebab itu Marx pun menyatakan bahwa agama tidak lain hanyalah akibat atau efek dari basis ekonomi.
Marx menyatakan bahwa agama adalah akibat dari posisi masyarakat yang teralienasi secara ekonomi. Masyarakat yang teralienasi ini adalah kelas pekerja yang tidak memiliki faktor produksi apapun selain tenaga kerjanya saja. Kehidupannya yang tertindas akibat hubungan ekonomi yang tereksploitasi menjadikan kelas pekerja ini memproyeksikan suatu Ada yang mampu menghapuskan semua penderitaan mereka. Ada inilah yang disebut sebagai Tuhan.

Kamis, 23 Maret 2017

Desakralisasi Alquran Menurut Mohammed Arkoun

Mohammed Arkoun adalah seorang filsuf muslim kelahiran Algeria pada tahun 1928. Ia adalah salah satu filsuf yang getol mengkaji masalah-masalah ke-Islaman dalam bingkai pemikiran kritis dan terbuka. Ia adalah salah satu tokoh yang menghembuskan reformasi di dalam Islam dengan mengutamakan Islam sebagai ajaran yang sesuai dengan modernitas dan berwajah humanis alih-alih radikal.